Belajar di Rumah Saat Libur Lebaran, Kemendikbud Siarkan Program Edukasi Penguatan Karakter Melalui TV Nasional


Reporter : Prima Permata
Redaktur : Febby Fauzia Yasrul
Foto : Dua murid sekolah dasar mengikuti proses belajar di rumah melalui siaran televisi (Sumber foto : ANTARA FOTO/ASEP FATHULRAHMAN)

NEWSROOM UNTIRTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meluncurkan program kegiatan alternatif pembelajaran anak selama libur lebaran di rumah dengan menayangkan program baru yang bertajuk ‘Belajar dari Rumah’ melalui televisi nasional TVRI.

Program Belajar dari Rumah ini diisi dengan berbagai tayangan edukasi, seperti pembelajaran untuk jenjang PAUD hingga pendidikan menengah, tayangan bimbingan untuk orang tua dan guru, serta program kebudayaan di akhir pekan, yakni setiap Sabtu dan Minggu. Dilansir dari Kemdikbud.go.id, untuk sementara program ini direncanakan akan berjalan selama tiga bulan hingga Juli 2020.

Dalam laman resmi Kemdikbud, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim, ingin memastikan bahwa dalam kondisi darurat seperti sekarang ini masyarakat terus mendapatkan kesempatan untuk melakukan pembelajaran di rumah, salah satunya melalui media televisi.

"Kemendikbud ingin memastikan bahwa dalam masa yang sangat sulit ini ada berbagai macam cara untuk mendapatkan pembelajaran dari rumah, salah satunya melalui media televisi. Karena itu kami meluncurkan program Belajar dari Rumah," ujar Nadiem Anwar Makarim, melansir dari laman Kemdikbud, Sabtu (23/5/2020).

Kemudian, Nadiem menjelaskan konten pembelajaran dalam program Belajar dari Rumah akan fokus pada literasi, numerasi, dan penumbuhan budi pekerti atau pendidikan karakter.

Hal ini juga dijelaskan secara lebih detail oleh Direktur Jenderal Kebudayaan (Dirjenbud), Hilmar Farid. Jadwal di hari Senin hingga Jumat digunakan untuk pembelajaran dengan total durasi tiga jam per hari untuk semua tayangan. Pada akhir pekan, ada durasi tiga jam khusus untuk program kebudayaan, antara lain gelar wicara (talkshow), podcast, kesenian, dan magazine tentang perkembangan budaya dari seluruh Indonesia.

Hilmar menjelaskan pula bahwa materi program diambil dari berbagai sumber. Sebagian besar materi sudah diproduksi Kemendikbud sebelumnya, namun ada juga sumber materi dari luar Kemendikbud, yakni Jalan Sesama untuk jenjang PAUD.

"Jadi masing-masing ada setengah jam. Setengah jam untuk PAUD, setengah jam untuk kelas 1 sampai kelas 3 SD, setengah jam untuk kelas 4 sampai kelas 6 SD, dan setengah jam masing-masing untuk SMP, SMA, dan parenting," jelas Hilmar, dikutip dari
Kemdikbud.go.id.

Disamping itu, melalui tayangan program Belajar dari Rumah ini melansir dari berita yang dimuat tirto.id, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga bekerjasama dengan Kemendikbud untuk mengisi libur sekolah dengan program edukasi penguatan karakter. Setiap Senin-Jumat tanggal 18-29 Mei 2020, film-film KPK yang ditayangkan selama libur Idulfitri akan membuat anak sekolah tetap teredukasi dan terhibur.

“KPK dan Kemendikbud menginginkan selama masa liburan, apalagi masa pandemi, anak-anak tetap mendapat tayangan yang menghibur sekaligus mendidik. Belajar antikorupsi bisa dilakukan dengan senang dan gembira, sambil nonton film dan bermain," kata Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK Giri Suprapdiono, seperti dikutip dari tirto.id. (PP/FFY/MA-NEWSROOM UNTIRTA)


Posting Komentar

0 Komentar