Pandemi Covid-19 Bukan Penghalang Kegiatan Ramadan di Nur Hikmah

Reporter : Nurul Jihan
Redaktur : Akhmad Affandi
Poster bertema Ramadan karya salah seorang siswa sekolah Nur Hikmah, Bekasi
(Sumber : Dok. LPI Nur Hikmah)

NEWSROOM UNTIRTA (8/5) - Ramadan tahun 1441 H tidak disambut seperti Ramadan sebelumnya. Akibat pandemi Covid-19 yang belum usai ini membuat beberapa kegiatan ramadan tidak bisa dilaksanakan secara leluasa. Walaupun dalam kondisi pembelajaran jarak jauh (PJJ) ini, sebagian sekolah tetap memiliki program kegiatan ramadan yang tentunya disesuaikan dengan arahan dinas dan pemerintah.

Salah satu sekolah yang berada di Bekasi bernama Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Nur Hikmah, merupakan sekolah yang berkarakter Quran. Pada Ramadan tahun ini, LPI tersebut tetap menjalankan program-program ramadan untuk tingkat Kelompok Bermain (KB), Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) serta Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT).

“Semua telah tersusun dengan baik dan terukur. Sehingga program-program ramadan yang disajikan sampai kepada siswa dan orangtua bukan sebagai beban, tapi pengisi jenak diantara ibadah-ibadah yang sedang dijalankan. Dengan demikian, ramadan tetap indah di Nur Hikmah,” ujar Rahayu Kusumastuti selaku direktur LPI Nur Hikmah kepada Republika.co.id pada Rabu (22/4).

Kegiatan ramadan 1441 H yang tidak bisa dilaksanakan secara langsung di sekolahan, Rahayu sudah mempunyai rencana sendiri untuk tetap memeriahkannya, seperti untuk pegawai memulai dengan lembar mutabaah yaumiyah, mencoba memberikan target hafalan, ibadah sunnah di bulan Ramadan,  juga tentunya target khataman Quran minimal dua kali selama bulan Ramadhan. Adapun untuk orangtua, kajian setelah dzuhur melalui media youtube yang diisi oleh guru-guru Nur Hikmah dan juga kultum jelang buka puasa live di jejaring media sosial. Dan tentu juga untuk para siswa seperti lomba Siroh Nabawiyah, membuat poster, lomba adzan, infak ramadan, nonton film islami dan juga lomba tilawah Quran.

Ditengah keterbatasan ini, terkait penyerahan infak, sedekah dan zakat fitrah, untuk saat ini sekolah Nur Hikmah tidak mengadakan interaksi dengan pengumpulan yatim dan dhuafa di sekolah tetapi akan mengantarkan langsung ke tempatnya. Selain itu, Ustadz Agus selaku kepala bagian humas LPI Nur Hikmah mengatakan bahwa Nur Hikmah sudah bekerja sama dengan Mualaf Center Kampung Sawah untuk memberikan sembako kepada saudara yang tidak mampu.

Satu hal yang menarik dari program ramadan yang di buat oleh sekolah Nur Hikmah adalah lomba Siroh Nabawiyah dan Sahabat. ”Pelajar Nur Hikmah di masa  PJJ(Pembelajaran Jarak Jauh) ini lebih  banyak membaca dan mengenal tokoh tokoh terbaik dalam perjuangan dan persebaran Islam.” kata Ustadzah Icha Azizah selaku panitia ramadhan. (NJ/AA/MA-NEWSROOM UNTIRTA)

Posting Komentar

0 Komentar