Ragam Makanan Daerah yang Muncul Saat Ramadan


Reporter : Fuji Mega Utami
Redaktur : Khofifah


 Bongko Kopyor, makanan khas Gresik, Jawa Timur yang banyak dijumpai saat Ramadan
Sumber foto: Instagram.com/kulinergresik

NEWSROOM UNTIRTA – Ramadan menjadi momen yang paling ditunggu oleh umat Islam di seluruh dunia. Tidak hanya momen ibadah dan berkumpul bersama keluarga yang sangat dinantikan. Namun berbagai macam makanan hingga kudapan yang kebanyakan muncul saat Ramadan pun juga sangat dinanti kehadirannya.
Di setiap negara di dunia memiliki makanan khas Ramadan yang beragam. Tidak terkecuali di Indonesia, hampir di setiap daerah dari Sabang sampai Merauke mempunyai makanan dan kudapan khas Ramadan. Misalnya 10 makanan khas daerah yang muncul pada bulan Ramadan. Seperti yang dikutip dari Artikel berjudul “10 Makanan yang Berasal dari Berbagai Daerah di Indonesia yang Muncul Saat Ramadan” yang dimuat pada laman idntimes.com.
Terdapat 10 makanan khas daerah yang muncul saat Ramadan dan sangat dinanti kehadirannya. yaitu:
Gulai siput, makanan khas kepulauan Riau, berbahan dasar siput yang dilumuri bumbu gulai spesial.
Pakat, makanan khas Sumatera Utara yang terbuat dari ujung tanaman rotan muda yang dibakar.
Mie Glosor, makanan khas Jawa Barat yang saat Ramadan penjualnya sering dijumpai di pinggir jalan. Mie ini disajikan dengan sayuran, ayam, udang dan baso.
Beragam variasi Bubur Kampiun, makanan khas Sumatera Barat.
Kicak, makanan khas Yogyakarta berupa tumbukan ketan halus yang selalu disajikan saat buka puasa.
Kanji Rumbi, makanan khas Aceh berupa bubur yang menyerupai bubur ayam. Namun berbahan dasar kanji.
Sate Susu, makanan khas Bali yang terbuat dari puting susu sapi yang dicampur bumbu dan kemudian dibakar. Makanan ini hanya bisa ditemui saat Ramadan saja.
Bongko Kopyor, takjil khas Gresik, Jawa Timur, yang juga selalu hadir saat berbuka puasa di bulan Ramadan. Makanan ini terbuat dari tepung beras dengan isian pisang yang kemudian dibungkus daun pisang dan dikukus.
Ketan Bintul, makanan khas Serang, Banten, yang berupa taburan kuah semur daging.
Sotong Pongkong, makanan khas Pontianak yang banyak ditemukan saat Ramadan ini terbuat dari cumi yang dikeringkan lalu diberi saus kacang.

Tentunya 10 makanan khas daerah yang muncul bahkan hanya dapat ditemukan saat Ramadan di atas belum seberapa, mengingat masih banyak daerah lain di Indonesia juga memiliki makanan khas Ramadan tersendiri. Salah satunya adalah makanan khas Semarang yang biasanya banyak ditemui saat Ramadan, yaitu bubur telo.
Makanan ini terbuat dari tepung kanji,  ubi yang dipotong dadu disajikan dengan kuah gula merah yang juga dicampur santan. Salah satu alasan kenapa makanan ini cukup popular menjadi menu berbuka puasa adalah bahan dasarnya berupa ubi yang dirasa mengenyangkan perut. Sehingga tidak perlu memakan nasi terlalu banyak setelahnya. Seperti yang diungkapkan oleh mahasiswi Desain Komunikasi Visual (DKV) asal Semarang berikut ini.
”Karena manis, biasanya kan buat mengisi perut yang kosong lebih baik sama yang manis-manis. Kemudian memang enak disajikan saat lagi anget-angetnya. Lalu ubi juga bisa mengenyangkan dan sehat.”  ujar Tsania Ratu Firdaus (20).
Nah, kalau makanan khas daerah kalian yang mucul dan menjadi favorit saat bulan Ramadan apa aja sih? apa termasuk ke dalam 10 makanan di atas juga?
Itulah tadi beragam makanan daerah yang sering muncul dan menjadi favorit saat bulan Ramadan. Mulai dari makanan berat hingga takjil manis yang cocok menjadi teman berbuka puasa. (FMU/KH/MA-NEWSROOM UNTIRTA).

Posting Komentar

0 Komentar