Ramadan #DiRumahAja, Belanja Kebutuhan Khas Pasar Kini Bisa Via Aplikasi

Reporter  :Prima Permata
Redaktur : Suliana Khusnulkhatimah
Foto : seorang pengguna aplikasi belanja online(ilustrasi: Prima)

NEWSROOM UNTIRTA – Saat kondisi pandemi seperti ini tentunya sulit bagi masyarakat melakukan aktivitas berbelanja kebutuhan untuk ramadan secara normal. Apalagi setelah diberlakukannya kebijakan social distancing dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Namun tak perlu khawatir, untuk memudahkan masyarakat memenuhi pasokan pangan selama Ramadan di tengah kondisi pandemi virus corona, ada beberapa aplikasi online yang dapat digunakan untuk berbelanja bahan makanan, yaitu ‘TaniHub’ dan ‘diPasar’.

TaniHub merupakan platform e-commerce yang menyediakan semua bahan pangan kebutuhan masyarakat, seperti daging, tahu, tempe, telur, sayur-sayuran, bawang, cabai, dan minyak goreng. Melalui TaniHub, masyarakat dapat berbelanja secara dalam jaringan (daring) saat Ramadan tanpa harus repot ke pasar serta menghindari bertemu dengan orang banyak.

Dikutip dari liputan6.com Direktur PT. TaniSupply yang juga Director of Supply Chain TaniHub Vincentius Sariyo, mengatakan bahwa pihaknya memberikan opsi kepada masyarkat untuk tidak perlu ke pasar biarkan barang yang datang ke rumah, dan jika pembeli tidak nyaman bertemu dengan kurir, maka kurir hanya perlu meletakkan bahan pangan yang dibeli sesuai pesanan.

“Masyarakat dapat menjangkau bahan pangan untuk memenuhi kebutuhan saat Ramadan ini yang juga diperoleh dari para petani Indonesia. Pembayaran juga secara online. Itu hanya one click away jadi nyaman,” jelas Sariyo, seperti dilansir dari liputan6.com.

Selain TaniHub, aplikasi serupa yang dapat digunakan masyarakat untuk belanja kebutuhan sehari-hari khas pasar dari rumah ialah aplikasi ‘diPasar’. Layaknya TaniHub, aplikasi ini juga diluncurkan untuk melayani pembelian kebutuhan bahan pangan dari rumah, sekaligus memberi layanan pengantaran barang ke rumah masing-masing guna membantu masyarakat luas belanja dari rumah.

Dilansir dari Republika.co.id aplikasi diPasar diluncurkan oleh Induk Koperasi Pedagang Pasar (INKOPPAS) dan Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), pada Jumat (8/5) di Gedung Pakuan Bandung, Jawa Barat. Peluncuran aplikasi tersebut dihadiri oleh Menteri Perdagangan Agus Suparmanto serta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Namun, untuk saat ini aplikasi diPasar baru dapat digunakan di kota Bandung, dan bertahap telah terhubung dengan pasar tradisional di sekitar wilayah Bandung. Ketua Umum INKOPPAS yang juga Ketua Umum APPSI, Ferry Juliantono mengatakan, aplikasi diPasar bertujuan memudahkan transaksi antara masyarakat dan para pedagang pasar secara digital di berbagai lokasi dan kota.

“Inisiatif ini merupakan salah satu langkah untuk memastikan bahwa kebutuhan pokok di tengah masyarakat dapat tetap terpenuhi serta terjamin ketersediaannya.” Terang Ferry pada siaran persnya.

Hal ini pun didukung oleh Mendag Agung Suparmanto dalam berita yang dirilis oleh Republika.co.id mengenai peluncuran aplikasi diPasar. Beliau mengatakan pihaknya sangat berterimakasih kepada INKOPPAS dan APPSI yang telah mewujudkan komitmen pemerintah dalam menyediakan pelayanan digital bagi pedagang pasar dan masyarakat. (PP/SK/MA-NEWSROOM UNTIRTA)

Posting Komentar

0 Komentar