Tips Ajarkan Anak Laksanakan Salat Id di Rumah

Reporter : Mia Audina
Redaktur : Enno Triutami
Tiga orang anak sedang melakukan kegiatan salat berjamaah di rumah bersama dengan orang tuanya. (Sumber Foto : PWMU.co)
NEWSROOM UNTIRTA - Setelah menjalankan ibadah puasa sepanjang bulan Ramadan, umat muslim merayakan Idulfitri 1441 Hijriyah yang jatuh pada Minggu (24/05). Hari kemenangan ini tentunya disambut hangat oleh seluruh umat muslim di Indonesia.
Perayaan Idulfitri tahun ini terlihat berbeda dari biasanya, pasalnya beberapa daerah di Indonesia tidak bisa melaksanakan salat Id secara berjamaah di masjid ataupun mushola sebagai upaya untuk mencegah penyebaran COVID-19.
Dilansir dari Republika.com menurut fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) No. 28 tahun 2020 terkait panduan kaifiat (tata cara) takbir dan salat Idulfitri di tengah pandemi virus corona. Memperbolehkan umat Islam menyelenggarakan salat Idulfitri di tanah lapang, masjid, dan musala khusus masyarakat yang berada di kawasan zona hijau, yaitu kawasan yang penyebaran COVID-19 sudah terkendali atau yang diyakini tidak terjadi penyebaran COVID-19.
Sementara itu, bagi masyarakat yang tinggal di kawasan dengan penyebaran COVID-19 belum terkendali, MUI menghimbau masyarakat untuk melaksanakan salat Idulfitri di rumah.
Walaupun di beberapa daerah harus melaksanakan salat Idulfitri di rumah, tentunya para orang tua juga ingin anak mereka bisa melaksanakan salat Id bersama di rumah. Terutama bagi orang tua yang mempunyai anak di bawah umur lima tahun, pada usia ini anak masih sulit untuk diajak salat berjamaah.
Kendati demikian, bukan berarti orang tua tidak bisa ajarkan anak untuk melaksanakan salat Id dari rumah.  Berikut trik-trik yang dirangkum dari Kumparan.com yang harus dilakukan orang tua beberapa hari sebelum hari raya Idulfitri tiba agar anak mau diajak melakukan salat Id secara berjamaah di rumah :
Jadilah Teladan yang Baik untuk Anak
Bagi orang tua yang menginginkan anaknya untuk berbuat kebaikan, maka jadilah teladan yang baik agar mereka bisa meniru segala perilaku yang orang tua contohkan. Tak terkecuali dalam urusan ibadah, anak akan meniru setiap gerakan salat yang mereka lihat dari orang tuanya. Sebaiknya, lakukan salat dengan khusyuk dan benar agar anak pun juga bisa meniru gerakan salat yang sesuai dengan ajaran Islam. Perhatikan setiap bacaan salat sehingga anak bisa menyerap pelafalan ayat suci Al-Quran dengan baik dan benar.

Biasakan Anak untuk Salat Lima Waktu
Jika orang tua mendidik anaknya dengan membiasakan salat lima waktu sedari kecil, maka mereka tak akan menghadapi kesulitan saat mengajak sang buah hati melaksanakan salat Id. Ajak anak untuk selalu ikut salat berjamaah di rumah bersama orang tua agar mereka bias meniru gerakan salat yang dilakukan orang tuanya. Iringi cara ini dengan menjelaskan tujuan dari salat dan manfaat/pahala yang bisa diperoleh dari salat. Bapak dan Ibu juga bisa bercerita mengenai kisah para Nabi yang bisa menambah pengetahuan anak.

Ajak Anak untuk Salat di Sebelah Kita
Tak semua anak mudah untuk bisa tertib saat melakukan salat, terutama mereka yang masih berusia di bawah tujuh tahun. Meskipun Rasulullah SAW memerintahkan orang tua untuk mengajarkan salat pada usia tujuh tahun, namun Anda bisa mengajarkannya di usia yang lebih dini. Jika ingin anak ikut serta dalam melaksanakan ibadah salat Id, biasakan anak untuk selalu salat di sebelah orang tuanya. Selain anak bisa meniru cara salat, Bapak dan Ibu juga bisa lebih mudah dalam mengawasi anak. Dengan begini, anak bisa lebih tertib saat beribadah.

Jangan Memaksa Anak
Hal paling penting yang harus orang tua perhatikan adalah jangan memaksa anak dalam melakukan sebuah kegiatan, termasuk salat. Paksaan hanya akan membuat anak menjadi takut sehingga apa yang mereka lakukan pun tidak akan dilakukannya dengan maksimal.

Tak perlu memaksa, namun libatkan anak dalam setiap kegiatan salat yang lakukan di rumah. Kelak nantinya, hati anak akan terketuk untuk ikut melakukan kegiatan salat berjamaah bersama keluarga. (MA/ET/MA-NEWSROOM UNTIRTA)


Posting Komentar

0 Komentar