Tips Mengatur Kegiatan Belajar #diRumah dan Media Edutech Gratis Saat Covid-19

Reporter : Febby Fauzia Yasrul
Redaktur : Rosinta Amalia

Ilustrasi foto e-learning (source : Google)
NEWSROOM UNTIRTA - Wabah virus Corona kian hari semakin meningkat, terutama di Indonesia. Hal tersebut berdampak dengan dibatasinya sejumlah aktivitas kegiatan, salah satunya proses belajar mengajar.
UNESCO sebagai salah satu dari Badan PBB yang menangani permasalahan pendidikan, keilmuan dan kebudayaan mencatat hampir dari 850 juta siswa di seluruh dunia harus melakukan kegiatan belajar dari rumah akibat pandemi covid-19. Akibatnya, sistem kegiatan pembelajaran pun ikut mengalami perubahan secara mendadak. Kegiatan belajar kini terpaksa di lakukan dari rumah oleh semua siswa dengan mandiri.
Melihat situasi seperti ini, pihak UNESCO pun menerbitkan sebuah pamflet untuk membantu orangtua dalam mengatur kegiatan belajar anak selama di rumah. Hal ini tertulis pada laman tirto.id yang berjudul Tips Mengatur Kegiatan Belajar Anak di Rumah Menurut UNESCO, pamflet tersebut berjudul Quick Tips to Support your Children in Learning at Home. Pamflet ini berisi panduan mendukung kegiatan belajar dari rumah untuk anak-anak yang tersedia dalam bahasa Arab dan Inggris.
Beberapa tips yang di keluarkan oleh UNESCO untuk para orangtua agar dapat mengatur kegiatan belajar anak di rumah, diantaranya: atur rutinitas harian secara terstruktur agar anak punya waktu belajar; komunikasi dengan sekolah; awasi dan dukung proses belajar anak; libatkan anak secara aktif dalam aktivitas belajar; dorong anak untuk rajin bertanya; dan gunakan metode pembelajaran yang bervariasi.
Selain itu, di Indonesia sendiri pemerintah sudah mengeluarkan edaran yang menunjukan agar semua kegiatan dilakukan dari rumah atau Work From Home (WFH) dan proses belajar mengajar yang dialihkan menjadi pembelajaran jarak jauh dengan menggunakan media online.
Dialihkannya media belajar mengajar ke dalam jaringan (daring), membuat siswa memerlukan beberapa media pembelajaran yang berbasis online. Untuk mendukung proses pembelajaran tersebut, beberapa platform pembelajaran berbasis teknologi (edutech) memberikan bantuan bagi para siswa yang terdampak COVID-19 untuk terus melakukan kegiatan belajar.
Seperti yang tertulis pada laman kompas.com, hal tersebut disambut baik oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim. Melalui rilis resmi Kemendikbud, Nadiem mengatakan, bahwa pihak Kemendikbud sangat menghargai mitra-mitra di sektor swasta yang secara sukarela mendukung sistem pendidikan nasional, dan memastikan para siswa dapat terus belajar berdasarkan target yang telah ditetapkan oleh guru dan sekolah, sesuai kebutuhan dan implementasi pembelajaran dengan bimbingan orang tua dan guru dari jarak jauh.
Beberapa platform yang bisa digunakan oleh para siswa untuk pembelajaran jarak jauh yaitu Rumah Belajar Kemendikbud, Google Suite Education, Kelas Pintar, Microsoft Teams, Quipper School, Ruangguru, Sekolahmu, dan Zenius. (FFY/RST/MA-NEWSROOM UNTIRTA)

Posting Komentar

0 Komentar